4 Jenis Depresi yang Paling Sering Ditemui

CNNMerdeka — Depresi adalah salah satu masalah yang banyak dihadapi banyak orang. hal ini dapat dipengaruhi faktor genetic hingga faktor tekanan hidup. Setiap orang memiliki potensi untuk mengalami depresi. Ada banyak orang yang bisa mengatasi depresi mereka alami, ada pula yang sulit hingga membutuhkan bantuan dari ahli. Apakah sulit untuk menghadapi depresi ? Ya, sangat sulit, tapi bukan berarti tidak bisa. Sangat penting untuk mengenali jenis-jenis depresi untuk mengidentifikasinya sejak dini.

Jenis-jenis depresi

Tidak banyak yang tahu sebenarnya ada beberapa jenis depresi yang dapat terjadi pada orang-orang di sekitar kita. Mengetahui tanda-tanda dan jenis depresi dapat membantu anda dalam menghadapi depresi.

  1. Depresi kehilangan

Depresi ini merupakan salah satu jenis depresi yang paling umum dihadapi orang. Saat seseorang kehilangan orang yang dikasihi, apakah itu karena dipisahkan maut atau karena pemutusan hubungan, mereka akan merasa putus asa. Mereka akan larut dalam  perasaan kehilangan dan merasa tidak dapat hidup tanpa orang tersebut. Depresi ini sangat sulit untuk diatasi dan biasanya membutuhkan bantuan dari ahli.

  1. Depresi bipolar

Mungkin anda sudah mengetahui tentang bipolar disorder, suatu perubahan mood yang ekstrim dan dalam waktu yang singkat. Bipolar disorder dapat berakibat timbulnya depresi yang juga dikenal dengan sebutan “bipolar”. Orang-orang yang mengalami ini terkadang merasa sangat sedih hingga mereka tidak sanggup untuk hidup lagi. Namun di beberapa saat kemudian, mereka akan merasa sangat bahagia. Hal ini tentunya membingungkan orang-orang yang berada di sekitar mereka karena perubahan yang terlalu mendadak.

  1. Depresi karena kelelahan

Apakah anda pernah diri anda sangat buruk dan lelah dengan segala hal ? Anda tidak dapat melanjutkan kegiatan yang anda lakukan sebagaimana mestinya. Depresi jenis ini biasanya dialami orang-orang yang mengalami tekanan hebat dan dalam lingkungan yang sangat kompetitif. Tekanan tersebut dapat membuat anda merasa lelah secara fisik dan psikologis yang memicu terjadinya depresi. Anda harus tahu kapan untuk berhenti dari tuntutan dan tekanan. Terkadang yang terbaik belum tentu baik untuk anda.

  1. Depresi karena usia

Terkadang depresi bisa muncul begitu saja saat anda mencapai usia tertentu. Anda akan sadar seberapa banyak waktu telah berlalu dalam sekejap mata. Anda merasa terlalu banyak kesempatan dan peluang yang telah terlewat dan tidak anda manfaatkan dengan baik. Terkadang akan ada penyesalan yang akan menimbulkan depresi. Untuk mengatasi depresi jenis ini anda harus sadar dan menerima masa lalu dan kesalahan yang telah anda lakukan dulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *