Harga Tiket Pesawat Tak Turun-Turun. Apa Penyebabnya?

CNNMerdeka – Saat ini harga tiket pesawat di Indonesia masih belum mengalami penurunan yang signifikan. Sebagian besar masyarakat masih beranggapan jika harga tiket pesawat masih terlalu mahal.

Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan mengatakan bahwa ada beberapa penyebab yang mengakibatkan masih mahalnya harga tiket pesawat domestik Indonesia. Penyebab pertama karena maskapai penerbangan tidak melaksanakan imbauan dari Kementerian Perhubungan.

“Kemarin saya sifatnya imbauan untuk menetapkan harga atau surprice tertentu berjenjang, kemudian ada juga imbauan penurunan batas atas.

Namun, imbauan tersebut tidak dilaksanakan dengan baik oleh para maskapai penerbangan. Padahal, menurut Budi jika imbauan itu diterapkan, maka akan ada penurunan harga tiket sekitar 15%.

“Kan dua alternatifnya. Satu menurunkan harga batas atas atau surprice. Tapi yang ideal itu tidak saya lakukan itu, dia lakukan perubahan harga, itu yang paling ideal. Satu kedewasaan saya memberikan suatu fleksibilitas, mereka laksanakan. Karena kalau saya sudah teken itu, berlanjut,” kata Budi menerangkan.

Harga Tiket Pesawat Mahal

Imbauan berikutnya adalah mengenai maskapai penerbangan yang menyediakan harga tiket berdasarkan subclass. Subclass adalah golongan dalam tiket pesawat di dalam setiap kelas penerbangan maskapai. Misalnya untuk penerbangan kelas utama (first class), ada subclass P dan F, yang merupakan tiket dengan harga termahal (full rare).

Sementara itu, di kelas eksekutif dan bisnis terdapat kode subclass C dan J yang merupakan tiket dengan harga termahal. Sedangkan di kelas ekonomi umumnya menggunakan Y sebagai kode subclass.

Meski begitu, Budi menyatakan tidak bisa memberikan sanksi kepada para maskapai penerbangan nasional yang tidak melaksanakan imbauan tersebut.

“Selama ini mereka secara legal, ngga salah karena itu belum saya terapin. Kalau surprice saya terapin, kalau batas atas saya tetapkan, menjadi masalah,” kata Budi menegaskan.

Oleh sebab itu, untuk menyelesaikan permasalahan harga tiket ini Budi akan memanggil para bos maskapai penerbangan di Indonesia. Mulai dari Lion Air hingga Garuda Indonesia. Dengan begitu, Budi berharap harga tiket pesawat yang masih mahal bisa turun dan sudah bisa terjangkau oleh masyarakat pada saat musim lebaran.

“Harapan saya, Lebaran dengan opsi-opsi bisa lebih murah. Opsi pertama, tidak dilakukan apa-apa, hanya kedewasaan saja. Kalau tidak bisa tetapkan surprice, kalau tidak bisa juga, tarif batas atas,” kata Budi menjelaskan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *